Ciri-Ciri Gejala Penyakit Leukimia

Penyakit leukemia merupakan suatu gangguan yang terjadi secara serius pada jaringan oembuat darah yang bisa menyebabkan sel-sel darah putih yang sangat banyak. Penyebab dari penyakit leukemia ini adalah sinar X yang berlebihan, kanker yang terjadi ppada alat pembuat darah atau juga karena sesuatu virus.

Ciri-ciri gejala penyakit leukimia yang biasanya dirasakan dari penyakit leukemia ini adalah rasa lelah, dan lemah serta kurang nafsu makan, berat badan yang makin lama makin menurun karena disebabkan anemia, pembesaran yang terjadi pada limpa dan akan terasa sakit jika disentuh, serat nyeri ditulang dan juga pendarahan yang terjadi dikulit dan juga berbagai dari bagian ditubuh.

Sel-sel penyakt leukemia atau sel pembentuk ciri-ciri gejala penyakit leukemia yang tidak normal tumbuhnya yang tertimbun di dalam sumsum tulang yang bisa menghancurkan dan kemudian menggantikan sel-sel yang bisa menghasilkan sel darah yang normal. Sel leukemia ini kemudian mengalir di dalam aliran darah dan setelah itu berpindah ke organ tubuh lainnya, mengalami perkembangan dan kemudian membelah dirinya sendiri. Sel yang abnormal dalam keadaan kondisi fisik yang kurang baik atau lemah bisa disebabkan karena kerusakan organ yang penting lainnya misalnya adalah penyakit gagal ginjal, gagal hati, dan juga tumor kecil yang terjadi yang berada di bawah kulit.

Pencegahan ciri-ciri gejala penyakit leukemia bisa dilakukan dengan :

  1. Menghindari makanan yang sudah tercemar herbisida dan juga pesitisida serta juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bersifat organic.
  2. Jangan mengonsumsi alkohol, dan jangan merokok yang paling utama adalah mereka yang sedag hamil
  3. Bagi ibu hamil jangan mengonsumsi obat-obat penenang dan juga pil diet terkecuali atas pengawasan dokter,
  4. Hindarilah radiasi atau penyinaran matahari yang terjadi pada siang haru.
  5. Jangan melakukan kemoterapi karena bisa menyebabkan keburukan pada keadaan pasien.
  6. Mendeteksi dan juga mengobati penyakit dengan secepat mungkin.
  7. Jagalah berat badan Anda agar tetap dalam keadaan ideal dengan melakukan aktivitas da juga olahraga yang dilakukan secara teratur.
Posted in Ciri Ciri Leukemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Leukimia Akut

Leukimia akut merupakan suatu penyakit yang serius, berkembang dengan cepat dan apabila tidak diterapi dapat menyebabkan kematian dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Leukimia akut dapat mempengaruhi jalur perkembangan sel limfoid (leukemia limfoblastik akut atau acute lymphoblastic leukaemia/ALL) atau  jalur perkembangan sel myeloid (leukemia myeloid akut atau acute myeloid leukaemia /AML).  ALL lebih sering terjadi pada anak-anaik dengan insidensi yang paling tinggi pada usia 4 tahun. Sebaliknya, AML lebih seiring terjadi dengan bertambahnya usia, dengan insidensi yang paling tinggi pada usia 70 tahun. Pada sebagian besar pasien, penyebab leukemia akut tidak dapat ditentukan walaupun infeksi dapat berperan dalam terjadinya ALL  pada masa kanak-kanak. Pemaparan terhadap obat sitotoksik, radiasi, dan beberapa zat kimia seperti benzene meningkatkan kemungkinan terjadinya ciri-ciri leukemia akut. Beberapa penyakit hematologis kronis, seperti mielodisplasia, mielofibrosis dan hemoglobinuria nocturnal paroksismal (PNH),  memiliki kemungkinan besar untuk berubah menjadi AML.

Ciri-ciri leukemia akut biasanya terjadi setelah beberapa minggu dan dapat dibedakan menjadi tiga tipe:

  1. Gejala kegagalan sumsum tulang merupakan manifestasi keluhan yang paling umum. Leukimia menekan fungsi sumsum tulang, menyebabkan kombinasi dari anemia, leucopenia (jumlah sel darah putih rendah), dan trombositopenia (jumlah trombosit rendah). Gejala yang tipikal adalah lelah dan sesak napas (akibat tromboitopenia dan terkadang akibat koagulasi intravascular diseminata (DIC). Pada pemeriksaan fisis ditemukan kulit yang pucar, beberapa memar, dan pendarahan. Demam menunjukkan adanya infeksi, walaupun pada beberapa kasus, demam dapat disebabkan oleh leukemia itu sendiri. Namun, cukup berbahaya apabila kita menganggap bahwa demam yang terjadi merupakan akibat leukemia itu sendiri. Limfadenopati, apabila ditemukan, biasanya volumenya kecil dan lebih khas pada ALL daripada AML.
  2. Gejala sistemik berupa  malaise, penurunan berat badan, berkeringat, dan anoreksia cukup sering terjadi.
  3. Gejala local,  terkadang pasien datang  dengan gejala atau tanda infiltrasi leukemia dikulit , gusi atau system saraf.

Pasien yang baru didiagnosis mengalami ciri-ciri leukemia akut biasanya berada dalam keadaan sakit perut dan rentan terhadap infeksi berat dan atau pendarahan.Prioritas utamanya adalah resusitasi menggunakan antibitol dosis tinggi intravena untuk melawan infeksi,, transfuse trombosit atau plasma beku segar (fresh frozen plasma) untuk mengatasi pendarahan, dan transfuse darah untuk mengatasi anemia. Penggunaan antibiotic dalam situasi ini adalah tindakan yang tepat walaupun demam yang terjadi ternyata merupakan akibat dari penyakit itu sendiri dan bukan akibat infeksi. Lebih mudah menghentikan pemberian antibiotic daripada menyelamatkan pasien dengan syok dan septicemia yang telah dibiarkan tanpa terapi antibitok.

Terapi definitive leukemia akut adalah dengan kemoterapi sitotoksik  menggunakan kombinasi obat multipel. Protokol persisnya berbeda dalam penanganan ALL dan AML. Obat sitotoksik bekerja dengan berbagai mekanisme namun semuanya dapat menghancurkan sel leukemia.

 

 

Posted in Ciri Ciri Leukemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tipe Tipe Penyakit Leukemia

Di Amerika Serikat, penyakit kanker darah atau leukemia. Kanker darah menduduki urutan kelima sebagai penyakit kanker yang angka kejadiannya sekitar 12-15 per 100.000 penduduk. Di Indonesia, kanker darah atau leukemia menduduki urutan ke-6 setelah kanker payudara, kanker serviks, kanker paru, kanker prostat, kanker rahim, dan gangguan ginjal.

Leukemia memiliki beberapa jenis tipe yang berbeda-beda penggolongannya berdasarkan kecepatan dan jenis sel darah putih yang terlibat, sebagai berikut :

a. Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL), yakni suatu bentuk leukemia yang cukup parah dan proses perkembangannya cepat. ALL melibatkan jenis sel darah putih limfosit. Penderita ALL akan merasakan sakit dalam waktu yang cepat. ALL ini banyak terjadi pada anak-anak. Namun orang dewasa pun memiliki risiko yang sama terhadap kanker leukemia jenis ini.

b. Acute Myelogenous Leukemia (AML), yakni suatu bentuk leukemia yang melibatkan sel darah myelosit. Penderita AML akan merasakan sakit dalam waktu yang cepat. AML ini diderita oleh anak-anak dan orang dewasa.

c. Chronic Lymphoblastic Leukemia (CLL) yakni suatu bentuk leukemia, namun proses perkembangan kanker leukemia jenis ini agak lambat dan hanya melibatkan sel darah putih limfosit saja. Kanker leukemia jenis ini umumnya banyak menyerang pada usia diatas 55 tahun.

d. Chronic Myelogenous Leukemia (CML) yakni suatu bentuk leukemia yang lamban dalam perkembangannya dan hanya melibatkan sel darah putih myelosit, leukemia jenis tidak menunjukkan gejala dan umumnya banyak diderita oleh orang dewasa.

Posted in Ciri Ciri Leukemia | Tagged , , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Penyakit Leukemia

Pada leukemia, produksi sel darah putih melebihi batas normal. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan abnormal pada jaringan yang memproduksi sel-sel darah. Leukemia dapat disebabkan oleh infeksi virus, terkena radio aktif, terkena zat-zat kimia, serta faktor keturunan (genetik). Penderita leukemia memiliki ciri-ciri pucat, lesu, demam dan pendarahan.

Gejala awal leukemia mungkin terbatas berupa demam ringan atau nyeri tulang dan sendi. Nyeri terasa sangat sakit sampai membuat penderita terbangun dan sering tanpa pembengkakan atau tanda eritema yang tampak.

Pemeriksaan darah dengan perhatian utama pada anemia norositik, neutropenia atau tromositopenia mungkin mengindikasikan perlunya pemeriksaan sumsum tulang, meskipun sel muda leukemik tidak tampak pada apus darah.

Leukemia memiliki banyak jenis dan gejala yang ditimbulkannya beraneka ragam tergantung dari jenis leukemia yang diderita, usia dan daya tahan tubuh yang masih tersisa. Gejala leukemia akut ini bisa berupa pendarahan yang abrnormal seperti mimisan, pendarahan gusi, mudah mengalami memar, adanya bintik merah dan cokelat tua, anemia, berat badan menurun, badan terasa tidak enak, lemah, lelah, kehilangan energi, denyut jantung cepat, sakit pada tulang atau lambung, pucat  dan rentan terhadap infeksi.

Posted in Ciri Ciri Leukemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Akibat Penyakit Leukemia

Sebagian besar penderita kanker berujung pada kematian yang semakin meningkatkan angka kematian tiap tahunnya akibat kanker. Meskipun kanker yang diderita masih dalam stadium awal, namun tak ada seorang pun yang dapat sembuh total dari penyakit mematikan ini. Leukemia yang merupakan penyakit kanker darah yang menyerang sumsum tulang akibat banyak mengandung sel darah putih yang tidak sehat, hingga menyebabkan infeksi dan komplikasi akibat leukemia ini. Penyakit leukemia atau yang lebih dikenal dengan kanker darah ini merupakan penyakit kanker yang menyerang secara diam-diam dan menyebabkan kematian perlu diwaspadai karena penyakit leukemia ini tidak hanya menyerang orang dewasa namun dapat menyerang anak-anak dan usia lanjut.

Leukemia kronis

Leukemia kronis dimulai sangat lamban dan secara bergerilya. Mungkin, prosesnya sudah berlangsung beberapa tahun sebelum diagnosis ditentukan. Tidak jarang terjadi, penyakitnya ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksan darah. Pada saat itu, mungkin sudah ada penyimpangan mencolok di dalam sumsum tulang. Diagnosis ditentukan melalui pemeriksaan hematologis dari darah dan sumsum tulang. Pemeriksaan pelengkapnya mencakup pemeriksaaan ekho dari perut dan pemeriksaan pelengkap lain untuk kelenjar limfe, limpa dan hati ditujukan untuk menentukan perluasan leukemia.

Leukemia mieloid

Gejala klinis terpenting adalah kelelahan dan keluhan lain akibat kekurangan darah dan limpa yang sangat membesar. Pada pemeriksaan darah terlihat jumlah sel darah putih yang ekstrem. Penderita sejak didiagnosis mendapat siotstatika dalam bentuk tablet. Dalam bebeapa bulan biasanya limpa susut dan keadaan umum membaik. pengobatan dilanjutkan sampai jangka waktu tidak tertentu, biasanya bertahun-tahun, sehingga penderita resisten terhadap kemoterapeutikumnya bertempat di kelenjar limfe, tetapi juga dapat muncul di limpa, hati atau sumusm tulang.

Posted in Ciri Ciri Leukemia | Tagged , , , , , , | Leave a comment